Home » » contoh laporan/prosedur praktikum pemeriksaan zat organik dalam agregat halus

contoh laporan/prosedur praktikum pemeriksaan zat organik dalam agregat halus

Di bawah ini merupakan contoh laporan prosedur praktikum pemeriksaan zat organik dalam agregat halus. Sesuai dengan judul praktikum diatas Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan adanya bahan organik di dalam agregat halus yang akan digunakan di dalam adukan/campuran beton. Bagi kalian yang sedang mencari referensi tentang praktikum ini bisa dilihat di bawah ini.



PEMERIKSAAN ZAT ORGANIK DALAM AGREGAT HALUS 

1. TUJUAN PERCOBAAN
Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan adanya bahan organik di dalam agregat halus untuk digunakan di dalam adukan beton. Kotoran organik adalah bahan-bahan organik yang terdapat di dalam pasir dan menimbulkan efek kerugian terhadap mutu beton.
2.PERALATAN
a.Botol gelas tidak berwarna
Mempunyai tutup dari karet, gabus atau lainnya yang tidak larut di dalam larutan NaOH.
b.Standar warna (organik plate)
c.Larutan NaOH (3%)
3.BAHAN
Pasir 130 ml (kira-kira 1/3 isi botol)

4.PROSEDUR PARAKTIKUM
  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan;
  2. Lalu ambil pasir sebanyak 130 gram, kemudian masukkan kedalam botol;
  3. Setelah itu tambahkan larutan NaOH sebanyak 200 ml;
  4. Kemudian tutup botol, kocok hingga merata lalu diamkan selama 24 jamm di tempat yang datar;
  5. Kemdian lihat perbedaan warna setelah didiamkan selama 24 jam dan catat hasil perubahan warnanya sesuai dengan warna organik plate.
5.LAPORAN
Hasil warna    : lebih muda, sama atau lebih tua dari warna standar warna No.3.




LABORATORIUM PENGETAHUAN BAHAN KONSTRUKSI
JURUSAN TEKNIK SIPIL

PEMERIKSAAN ZAT ORGANIK DALAM AGREAGT HALUS
No. contoh
:


Tgl. Praktikum
:
Pelaksana
: Kelompok 7


Asisten
:

Warna agregat

5
X

8

11

14

16




6.    KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah di lakukan dapat di simpulkan bahwa, agregat halus yang telah diuji dalam praktikum ini memiliki kadar zat organik yang sedikit. Ditandai dengan alat uji organik plate yang menunjukan angka 5. Karena larutan NaOH yangtelah dicampurkan agregat halus yang diuji dan didiamkan selama 24 jam hanya sedikit berubah warna menjadi kekuning-kuningan.



Nah itu merupakan contoh prosedur cara melaksanakan praktikum pemeriksaan zat organik dalam agregat halus. Dengan catatan bahwa praktikum tersebut dilaksanakan dengan seadanya. Bagi kalian yang membutuhkan bisa dijadikan referensi.
Semoga tulisan di atas bisa bermanfaat terutama bagi kalian yang membutuhkan. Apabila ada kesalahan baik dalam prosedur ataupun perhitungan bisa kalian tuliskan di komentar di bawah, supaya saya bisa memperbaikinya!.
Salam bloger
Thanks for reading contoh laporan/prosedur praktikum pemeriksaan zat organik dalam agregat halus

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 comments:

Post a Comment